5 Kodam Baru TNI Akan Diresmikan, Ini Daftar Wilayah dan Fungsinya

Jakarta — Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan pembentukan lima Komando Daerah Militer (Kodam) baru yang rencananya akan diresmikan bertepatan dengan puncak peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Rencana tersebut sebelumnya dikonfirmasi Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas. Ia menyebut peresmian lima Kodam baru direncanakan menjadi bagian dari agenda puncak HUT TNI.

Namun, pada saat informasi pertama disampaikan, lokasi kelima Kodam belum diumumkan secara rinci.

Keterangan terbaru kemudian datang dari KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Ia menyebut lima wilayah yang dipersiapkan untuk pembentukan Kodam baru, yakni Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Maluku Utara, Papua Tengah, dan Kepulauan Riau (Kepri).

Daftar 5 Kodam Baru yang Disiapkan TNI

Berikut lima wilayah yang saat ini disebut dalam keterangan terbaru KSAD:

1. Kodam Baru di Flores, Nusa Tenggara Timur

Wilayah Flores menjadi salah satu daerah yang masuk dalam rencana pembentukan Kodam baru.

Sebelumnya, pembangunan Kodam di NTT juga telah beberapa kali disampaikan dalam rencana penataan komando kewilayahan TNI AD. KSAD Maruli pernah menjelaskan bahwa NTT masuk dalam tahapan pengembangan Kodam secara bertahap.

Kehadiran Kodam di wilayah tersebut nantinya tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan. Fungsi komando kewilayahan juga mencakup kegiatan teritorial dan pembinaan wilayah.

2. Kodam Baru di Daerah Istimewa Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta juga masuk dalam daftar lima wilayah yang disebut KSAD.

Pembentukan Kodam di DIY menjadi bagian dari rencana penataan struktur komando TNI AD agar fungsi kewilayahan dapat dijalankan lebih dekat dengan daerah masing-masing.

Meski wilayahnya sudah disebut, nama resmi Kodam, struktur satuan, lokasi markas dan batas wilayah komando masing-masing belum diumumkan secara terperinci.

3. Kodam Baru di Maluku Utara

Maluku Utara menjadi wilayah berikutnya yang masuk dalam rencana pembentukan Kodam baru.

Provinsi yang berada di kawasan kepulauan tersebut memiliki karakter geografis yang berbeda dibandingkan wilayah daratan besar. Penataan komando kewilayahan menjadi salah satu bagian dari rencana pengembangan struktur TNI AD.

Namun, untuk saat ini belum ada keterangan resmi mengenai nomenklatur atau nomor Kodam yang nantinya digunakan.

4. Kodam Baru di Papua Tengah

Papua Tengah menjadi salah satu wilayah yang paling banyak mendapat perhatian dalam rencana pembentukan lima Kodam baru.

KSAD Maruli menjelaskan bahwa keberadaan Kodam di Papua Tengah tidak berarti satuan tersebut secara otomatis mengambil alih operasi terhadap kelompok bersenjata.

Menurut Maruli, penanganan operasi terhadap kelompok bersenjata tetap dilakukan oleh satuan tugas yang mendapatkan mandat untuk menjalankan operasi tersebut. Setelah kondisi wilayah dinyatakan aman, Kodam menjalankan fungsi teritorialnya.

Dengan demikian, fungsi Kodam baru di Papua Tengah tetap perlu dibedakan dari satuan yang menjalankan tugas operasi keamanan.

5. Kodam Baru di Kepulauan Riau

Wilayah kelima adalah Kepulauan Riau.

Kepri memiliki posisi geografis yang strategis karena berada di kawasan kepulauan dan berbatasan dengan sejumlah negara. Dalam informasi terbaru yang disampaikan KSAD, Kepri masuk dalam lima wilayah yang dipersiapkan untuk memiliki Kodam baru.

Sama seperti empat wilayah lainnya, informasi mengenai nama resmi Kodam dan cakupan wilayah komandonya masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari TNI.

Baca juga : kapolri suyudi ario seto resmi dilantik prabowo

Kapan 5 Kodam Baru Diresmikan?

Rencana peresmian lima Kodam baru dijadwalkan pada 5 Oktober 2026, bertepatan dengan puncak peringatan HUT ke-81 TNI di Monas, Jakarta.

Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas sebelumnya membenarkan bahwa lima Kodam baru direncanakan diumumkan pada momentum tersebut.

Artinya, 5 Oktober 2026 menjadi tanggal penting yang patut diperhatikan, karena pada momentum tersebut masyarakat berpotensi mendapatkan informasi resmi mengenai nomenklatur, struktur, pimpinan serta cakupan wilayah dari Kodam-Kodam baru tersebut.

Apa Fungsi Kodam Baru?

Menurut penjelasan KSAD Maruli Simanjuntak, tugas Kodam baru pada dasarnya tidak berbeda dengan Kodam yang sudah ada.

Fungsi tersebut berkaitan dengan kegiatan teritorial, termasuk menjaga keamanan masyarakat, melakukan pendataan wilayah serta membantu pengerjaan atau penanganan fasilitas umum yang mengalami kerusakan.

Dalam kondisi darurat, Kodam juga memiliki fungsi pertahanan sebagai bagian dari sistem komando kewilayahan.

Karena itu, pembentukan Kodam baru bukan sekadar berkaitan dengan pembangunan markas militer, tetapi juga menyangkut penataan organisasi dan pelaksanaan fungsi teritorial TNI AD di wilayah yang bersangkutan.

Jumlah Kodam TNI AD Akan Bertambah Menjadi 26

Dengan penambahan lima Kodam baru, jumlah Kodam TNI AD disebut akan bertambah menjadi 26 satuan komando wilayah.

ANTARA melaporkan bahwa kelima Kodam tersebut merupakan bagian dari pengembangan struktur komando kewilayahan TNI AD yang dilakukan secara bertahap.

Meski demikian, masyarakat masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui nama atau nomenklatur masing-masing Kodam, lokasi markas, wilayah komando, serta Pangdam yang akan memimpin.

Ada Perbedaan Informasi Soal Wilayah Kodam Baru

Menariknya, sebelum keterangan terbaru KSAD muncul, sejumlah pemberitaan sempat menyebut daftar wilayah yang berbeda, termasuk Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya.

Informasi tersebut muncul dalam pemberitaan awal sebelum KSAD memberikan rincian terbaru. ANTARA kemudian melaporkan keterangan Maruli yang menyebut Flores/NTT, DIY, Maluku Utara, Papua Tengah, dan Kepulauan Riau.

Karena itu, untuk menghindari informasi yang sudah tidak sesuai perkembangan terbaru, daftar yang digunakan dalam artikel ini mengacu pada keterangan langsung KSAD pada 19 September 2026.

Menunggu Pengumuman Resmi TNI

Pembentukan lima Kodam baru menjadi salah satu perkembangan penting dalam penataan organisasi TNI AD pada 2026.

Untuk saat ini, informasi yang sudah disampaikan secara terbuka mencakup lima wilayah calon Kodam dan rencana peresmian pada puncak HUT ke-81 TNI.

Sementara nama resmi Kodam, struktur organisasi, lokasi markas, batas wilayah teritorial dan nama Pangdam masih perlu menunggu pengumuman resmi TNI.

Perkembangan selanjutnya diperkirakan akan menjadi perhatian menjelang pelaksanaan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026.

Kesimpulan

Lima wilayah yang saat ini disebut sebagai lokasi Kodam baru adalah:

  1. Flores, Nusa Tenggara Timur
  2. Daerah Istimewa Yogyakarta
  3. Maluku Utara
  4. Papua Tengah
  5. Kepulauan Riau

Kelima Kodam tersebut direncanakan diresmikan pada 5 Oktober 2026 dalam rangkaian puncak HUT ke-81 TNI di Monas. Namun, rincian nomenklatur, struktur, markas, cakupan wilayah dan pimpinan masing-masing Kodam masih menunggu pengumuman resmi.

Terkait : Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Ini Alasan Dan Pertimbangannya

Nabacut.com | Berita Akurat Dan Terpercaya

Satu pemikiran pada “5 Kodam Baru TNI Akan Diresmikan, Ini Daftar Wilayah dan Fungsinya”

Tinggalkan komentar

Exit mobile version